Senin, 19 Juli 2010

Sulsel Usul 44 Ribu Formasi CPNS 2010


Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyampaikan usulan formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Umum 2010 sebanyak 44.314 orang kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Mennegpan dan RB)


Usulan tersebut meliputi tenaga pendidik atau guru, tenaga kesehatan, tenaga teknis, dan tenaga administrasi. Dari usulan tersebut, formasi tenaga guru berada di posisi teratas dengan jumlah 20.980, disusul tenaga teknis 14.621 orang, dan tenaga kesehatan 8.698. Sementara tenaga administrasi hanya diusulan oleh Pemprov Sulsel sebanyak 15 orang.
Kepala BKD Sulsel Andi Murny Amien Situru mengatakan, usulan tersebut merupakan rekapitulasi dari 24 kabupaten/kota ditambah usulan pemprov sendiri.
"Kita sudah kirim ke Jakarta untuk ditelaah oleh Mennegpan dan RB. Kami tinggal menunggu jawaban berapa alokasi yang disediakan untuk masing-masing daerah," kata Murny, kemarin.
Mulai tahun ini usulan CPNS pemkab/pemkot harus diketahui oleh gubernur sesuai dengan kewenangan yang diatur dalam PP No 19/2009. Karena BKD provinsi membuat rekapitulasi untuk diteruskan ke pemerintah pusat.
Sementara Kepala BKD Kota Makassar, Sittiara, mengatakan, Pemkot Makassar mengusulkan formasi guru yang paling besar yakni 1.012 orang dengan asumsi di kota ini masih kekurangan tenaga guru.
"Masih ada beberapa sekolah yang kekurangan guru sementara beberapa guru juga sudah memasuki masa pensiun. Ini yang menjadi antisipasi kami," kata Sittiara.
Lutra Tertinggi
Pemkab Luwu Utara (Lutra) mengusulkan CPNS paling besar yakni 5.028 orang. Dari angka tersebut, tenaga teknis justru berada di posisi teratas dengan 2.229 orang disusul tenaga guru 2.149 orang, dan tenaga kesehatan 650 orang.
Menyusul Jeneponto yang mengusulkan 3.320 CPNS dengan usulan terbesar adalah tenaga guru sebanyak 1.348 orang, disusul tenaga kesehatan 1.156 orang, dan tenaga teknis 816 orang.
Namun Murny mengatakan usulan tersebut masih digodok dan disesuaikan dengan kemampuan negara dalam hal pembiayaan. "Bisa saja pemerintah pusat memangkas setengahnya atau lebih," kata Murny.
Sebelumnya, Menneg PAN dan RB, EE Mangindaan, mengatakan, pihaknya mengusulkan 300 ribu formasi CPNS daerah dan pusat untuk tahun 2010 ini kepada menteri keuangan.
"Usulan tersebut akan dibahas lagi oleh menteri keuangan untuk menyesuaiakan dengan kemampuan negara di APBN dalam hal penggajiannya kelak," kata mantan Gubernur Sulawesi Utara yang juga politisi Partai Demokrat ini.
Seleksi
Kapan proses seleksi CPNS Umum 2010 dilaksanakan? Murny mengaku belum mendapat agenda pasti dari menneg PAN dan RB maupun dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Namun proses awal tahapan seleksi, termasuk penerimaan penetapan kuota dan formasi dari pemerintah pusat diperkirakan akan dimulai usai lebara Idulfitri 1432H nanti. (axa)


Sabtu, 17 Juli 2010

SkyBee Rilis Komputer Tablet SkyPad


Seperti telah direncanakan sebelumnya, bertepatan dengan pameran Festival Komputer Indonesia, Kamis, 15 Juli, SkyBee meluncurkan komputer tablet mini bertajuk SkyPad di pasar Indonesia.
"Hari ini (kemarin, red) SkyBee memperkenalkan tablet SkyPad," kata Chief Executive Officer PT Skybee Hendra Kendro, di acara peluncuran SkyPad, di Jakarta Convention Center, Kamis 15 Juli.

Walaupun kehadiran SkyPad memang terinspirasi oleh kesuksesan Apple iPad di Amerika Serikat, namun Hendra, tak ingin disebut sebagai pengekor. "Kami bukan cuma follower, namun kami juga mengembangkan fitur-fitur yang belum dimiliki oleh iPad," kata Hendra.

Selama ini, Skybee memang dikenal sebagai vendor handset lokal. Ini pertama kalinya SkyBee menjajal produk selain ponsel. Hendra pun mengakui bahwa SkyPad merupakan salah satu langkah uji pasar, mengingat komputer tablet masih merupakan barang baru di Indonesia.

Komputer tablet memang sudah lama muncul di Indonesia. Namun, hingga kini belum ada komputer tablet yang mengambil format bentuk slate semacam iPad. Selain SkyBee, hanya Zyrex yang meluncurkan gadget sejenis ini dengan nama Zyrex OnePad.

Huawei juga telah berancang-ancang untuk meluncurkan tablet semacam ini dengan nama Smakit S7 yang diperkirakan bakal mulai siap di pasaran sekitar Agustus mendatang. Skybee sendiri menyediakan dua versi komputer tablet, versi WiFi dan versi 3G + WiFi.

SkyPad 1 (versi WiFi) bakal tersedia di pasaran mulai pekan depan melalui jaringan distributor MasterData yang biasa mendistribusikan perangkat komputer, dan distributor OkeShop yang biasa memasok perangkat ponsel.

SkyPad 1 adalah tablet 7 inci yang beroperasi di atas platform Android. Melalui tablet ini, pengguna bisa berselancar internet, mengakses jejaring sosial, menikmati video, musik, foto, email, pesan instan, mengakses peta Google, maupun bermain game, dengan antarmuka sentuhan jari.

SkyBee mengklaim usia baterainya mampu bertahan 2-3 jam. Sayangnya, SkyPad 1 masih membesut Android versi lawas, yakni Android versi 1,6. Saat ini telah tersedia sistem Android 2.2 Froyo, yang memiliki kecepatan respon lebih cepat.

Sementara, Zyrex OnePad (tablet 10 inci) dan Huawei Smakit S7 (tablet 7 inci) sudah mengadopsi Android versi 2,1. Menurut Deputy Chief Executive Officer SkyBee, Ian Rustandi, ini terkait dengan kemampuan prosesor yang dibesutnya, Rockchip RK 2808 yang memang paling pol hanya mampu mendukung sistem operasi Android 1,6.

Namun Ian berjanji pada SkyPad generasi berikutnya akan membesut chipset RockChip RK2818 yang mendukung koneksi 3G dan sistem operasi Android 2,1.

"Kita memang dihadapkan dengan berbagai pilihan. Bila ingin usia baterai yang lama tentu butuh faktor bentuk yang lebih besar dan mengorbankan portabilitas," kata Hendra. Dengan ukuran dan pilihan spesifikasinya, tentu juga akan mempengaruhi faktor harga.

Oleh karenanya, lepas dari kekurangannya, tak seperti kompetitornya, Zyrex OnePad dan Smakit S7, SkyPad memang dibanderol dengan harga yang lebih murah. Bila OnePad dijual di kisaran Rp 3,5 juta, dan S7 akan dijual di atas Rp 3 Juta, SkyBee dilabel sebesar Rp 2,5 juta. (bs)

Selasa, 13 Juli 2010

Soppeng Pasca Rusuh

WATANSOPPENG, KOMPAS.com - Sedikitnya 90 nama yang diduga terlibat dalam pembakaran kantor KPU Soppeng dan kantor Kecamatan Lalabata serta Kecamatan Marioriwawo yang terjadi Jumat (25/6/2010) lalu, sudah dikantongi oleh aparat kepolisian. Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Adang Rochjana kepada wartawan di Watansoppeng, Rabu (30/6/2010).

Sudah kami kantongi identitasnya. Pelaku akan dipanggil.
-- Irjen Adang Rochjana
"Sudah kami kantongi identitasnya. Pelaku akan dipanggil. Jika panggilan pertama, yang bersangkutan tidak hadir, maka akan dilayangkan panggilan kedua, jika panggilan kedua juga tetap tidak hadir, maka akan dijemput. Mereka akan diperiksa untuk dimintai keterangannya," kata Adang yang didampingi Kapolwil Bone Kombes Pol Syamsuddin Yunus dan Kapolres Soppeng AKBP Ricky Naldo Chairul.

Adang mengungkapkan, pelaku yang diduga terlibat dalam pembakaran tiga kantor tersebut, tidak hanya berasal dari Soppeng tapi juga berasal dari luar Soppeng. Selain nama-nama pelaku, polisi juga mengantongi identitas nama-nama yang dicurigai sebagai provokator.

"Akan segera dipanggil. Untuk statusnya, nanti setelah dilakukan pemeriksaan. Yang jelas ada dua imbauan saya. Jangan demo anarkis dan jangan demo di atas jam 18.00 wita. Kalau dua hal tersebut dilanggar, saya perintahkan agar pelaku ditangkap," tegasnya. Polda juga telah menjamin akan melakukan pengamanan terkait tahapan pilkada Soppeng selanjutnya.

Adang juga menegaskan agar tidak ada lagi pihak-pihak terkait yang mengganggu tahapan Pilkada Soppeng. Polda telah menambah lagi personel untuk BKO di Soppeng. Pengamanan ketat dengan jumlah personel bantuan yang saat ini bertugas di Soppeng akan tetap ditugaskan hingga situasi di Soppeng kembali kondusif. (Tribun Timur/Muhammad Anshor)